- - - -
Facebook  Twitter  Google+

17/02/2016

Gubernur Jawa Timur Lantik 17 Bupati/Walikota Terpilih

lintasmaduranews - Gubernur Jawa Timur Sokarwo (Pakde Karwo) melantik 17 Bupati/Walikota terpilih dalam pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2015 lalu. Pelaksanaan pelantikan berlangsung di gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (17/2/2017).

Pelantikan juga dihadiri perwakilan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Kapolda Jatim Irjen Anton Setiadji, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, serta Pimpinan Forpimda Jatim lainnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Jatim, Soekarwo mengatakan, sembilan kepala daerah pukul 09.00-11.30 WIB, kemudian disusul delapan kepala daerah lainnya di gelombang kedua pukul 12.30-15.00 WIB.

Dikatakan, dari 19 daerah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2015, sebanyak 17 Bupati/Wali Kota terpilih akan dilantik serentak, kecuali dua daerah, yaitu Pacitan yang masa akhir periodesasinya 21 Februari 2016 dan Tuban yang berakhir 20 Juni 2016.

Sedangkan, 17 daerah yang dilantik sesuai jadwal rinciannya adalah Bupati Ngawi, Bupati Jember, Bupati Ponorogo, Bupati Lamongan, Bupati Kediri, Bupati Situbondo, Bupati Gresik dan Bupati Trenggalek.
Selanjutnya, Bupati Blitar, Bupati Mojokerto, Bupati Sumenep, Bupati Banyuwangi, Bupati Malang, Bupati Sidoarjo, Wali Kota Blitar, Wali Kota Pasuruan, serta Wali Kota Surabaya.

Pada proses pelantikan di satu gelombang dilakukan pengambilan sumpah masing-masing kepala daerah, kemudian sambutan dan diakhiri ucapan selamat dari undangan.

Selain itu, Ketua Tim penggerak PKK masing-masing daerah juga akan dilantik oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provins Jatim Nina Kirana Soekarwo setelah proses pelantikan kepala daerah.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrabnya, pada pelantikan nantinya ada pembatasan undangan karena terbatasnya lokasi, yakni pimpinan dewan dan Forpimda setempat, serta enam orang dari keluarga kepala daerah terpilih.

 “Tenda di halaman sisi barat juga disiapkan untuk makan undangan, kecuali bupati terpilih dan forpimda makannya di ruang VIP,” ujarnya.

Gubernur juga berpesan kepada kepala daerah baru yang nantinya terpilih untuk mempelajari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional maupun Provinsi. 

“Jangan dilupakan juga program-program lama yang baik untuk dimanfaatkan, kemudian program baru sebagai hasil visi misi selama kampanye dijalankan. Itulah prinsipnya pembangunan,” katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur melalui Pemberitahuan tertuang dalam Formulir Berita Menteri Dalam Negeri Nomor 005/389/SJ tertanggal 5 Februari 2016 telah memastikan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih.