- - - -
Facebook  Twitter  Google+

22/02/2016

Kera Serang Tanaman Petani, Ini Komentar Bupati Sumenep

lintasmaduranews - Ratusan Kera liar memakan tanaman petani milik warga Dusun Batoguluk, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, dan di Dusun Tembing, Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura. Para petani resah dengan serangan Kera liar tersebut karena mengakibatkan gagal panen.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si menanggapi kasus tersebut, bahwa Karena menyerang tanaman petani dikarenakan hutan yang dihuni Kerana dalam keadaan gundul sehingga sehingga membuat habitat dari kera tidak mampu menyediakan bahan makanan.

“Karena sekarang hutan sudah banyak yang gundul jadi mereka kalau lapar ya turun gunung untuk nyari makan,” ujarnya, Senin (22/2/2016).

Untuk itu, Bupati minta kepada dinas terkait untuk menggalakkan penghijauan kembali, agar dalam jangka panjang kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Masyarakat setempat dan semua unsur Desa harus memikirkan cara untuk mengatasi fenomena tersebut. Selain itu, penghijauan perlu digalakkan untuk jangka panjangnya,” kata Buapati Sumenep.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Sumenep, Bambang Heriyanto menjelaskan, peristiwa tersebut sering terjadi sejak beberapa tahun lalu, namun semakin parah pada tahun 2014 dan 2015 lalu.

“Solusi dari serangan kawanan kera liar itu yakni dengan memasang jaring ikan pada tanaman jagung, dan kami sudah memberikan pemahaman tersebut kepada para petani, sebagai antisipasi ketika kera turun gunung,” paparnya.