- - - -
Facebook  Twitter  Google+

19/02/2016

Kronologi Artis Saiful Jamil Cabuli Remaja Pria

lintasmaduranews - Pedangdut Saipul Jamil diduga melakukan pencabulan terhadap seorang laki-laki di bawah umur. Pihak kepolisian pun membeberkan kronologi terjadinya dugaan pencabulan.

Kronologi disampaikan oleh Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Ari Cahya Nugraha, Kamis (18/2/2016). Kompol Ari menuturkan bagaimana pertemuan awal antara Saipul dengan korban berinisial DS itu.

"Ajakan pertama bertemu di tanggal 1 Januari di acara TV swasta, pada saat itu Saipul Jamil nanya DS tinggal di mana. Pas DS bilang di daerah Jakarta Utara, kata Saipul Jamil oh sama nih mau dianter apa nggak," ucap Kompol Ari.

Ajakan Saipul pun disambut baik oleh DS. Saat itu dijelaskan pada pertemuan pertama tak ada tindakan mencurigakan, bahkan Saipul sempat memberikan uang sebesar Rp 50 ribu ke DS.

Usai pertemuan pertama, Saipul dan DS akhirnya sempat kembali bertemu. Hingga dipertemuan terakhir pada Rabu (17/2/2015) dan terjadi dugaan pencabulan di pagi tadi (18/2/2016).

"Pas pertemuan kedua DS diminta datang ke rumah Saipul Jamil. Dan yang terakhir pertemuan nggak sengaja saudara SJ meminta DS untuk membantunya hingga larut malam. Diajaklah ke rumah Saipul Jamil, DS diminta bantuan untuk pijat," ucap Kompol Ari.

"Pas pijat ada permintaan yang kurang berkenan dan sempet Saipul Jamil minta dua kali lagi tapi DS lagi nggak berkenan dan pas tidur ada perlakuan tidak senonoh itu. Awalnya Saipul Jamil minta jadi asisten pas pertemuan terakhir ini," sambungnya.

Kompol Ari pun mencoba lebih detail menjelaskan soal dugaan pencabulan itu. Apa yang disampaikan Kapolsek Kelapa Gading itu sesuai pengakuan dari pelapor DS.

"Pas pijat ada permintaan yang kurang berkenan dan sempet SJ minta dua kali lagi tapi DS lagi nggak berkenan dan pas tidur ada perlakuan tidak senonoh itu. Awalnya SJ minta jadi asisten pas pertemuan terakhir ini," sambungnya. 

"Nggak sampai penetrasi. Dioral dalam keadaan sedang tidur, kemudian terbangun dan korban teriak "Astagfirullah"," jelasnya. 

"Dari pengakuan korban pas datang ke Polsek yang bersangkutan diperlakukan dengan kurang layak oleh saudara SJ tadi pagi (18/2) jam 04.00 WIB. Memang beberapa kali sebelum kejadian jam 01.00 SJ sempat janjikan sejumlah uang ke DS tapi DS tidak mau lakukan itu," jelasnya. 

Usai laporan DS, Saipul akhirnya digiring tanpa perlawanan dari rumahnya di kawasan Jakarta Utara. Pihak kepolisian pun tak menjelaskan tindakan senonoh apa yang dilakukan kepada DS oleh Saipul. 

"Itu materi penyidikan," singkatnya. 

Polisi menjerat Saipul Jamil dengan pidana pasal 82 UU Perlindungan Anak. Saipul terancam dengan pidana maksimal 15 tahun bui. 

"Yang bersangkutan sudah tersangka, bakal kami tahan," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Daniel Bolly Tifaona, Kamis (18/2/2016).