- - - -
Facebook  Twitter  Google+

24/02/2016

Penerima Kartu Indonesia Sehat di Sapeken Dipungut Biaya Rp.10 Ribu

lintasmaduranews - Penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS ) di Desa Saseel kecamatan Sapeken Sumenep dipungut uang sebanyak Rp. 10.000,- oleh penyampai KIS. Hal itu diungkapkan oleh warga setempat.

“Pembagianya berlangsung hari ini dan Setiap warga yang menerima kartu di balai desa diminta memberikan ganti operasional 10 ribu rupiah setiap penerima,” ujar Bayu Samudra salah seorang warga setempat, Rabu (24/2/2016).

Pungutan tersebut membuat penerima KIS mengeluh karena rata-rata mereka termasuk keluarga kurang sejahtera, namun demikian mereka tidak bisa menolak karena khawatir kartunya ditahan aparat desa.

“Mereka cuma bercerita, tapi takut untuk bertanya keperuntukan termasuk takut juga untuk menolak,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Desa Marjuni ketika dikonfirmasi membantah, jika telah melakukan pengutan, karena kartu tersebut dibagikan secara geratis. Pembagian kartu awalnya dibagikan kemarin, namun ditunda karena ada data yang perlu di verifikasi.

“Memang kita tunda karena ada kesalahan informasi, yang diambil hari ini adalah untuk dusun saredeng” Terangnya.

Sedangkan kepala Dinas Sosial Sumenep Moh Ramli ketika dikonfirmasi mengaku, masih belum tahu informasi itu, dan akan mengkroscek pada camat setempat. Karena untuk pembangian kartu indonesia sehat seharusnya di bagikan secara cuma-cuma.

“Saya belum tahu, sebentar saya mau telpon camat sana,” singkatnya.