- - - -
Facebook  Twitter  Google+

22/02/2016

Rugikan Negara Rp.190 Juta, Kades Pademawu dan Dua Staf Bulog Madura Ditahan

lintasmaduranews - Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menahan 3 orang yang terbukti melakukan penyelewengan beras untuk masyarakat miskin dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.190 Juta.Senin (15/2/2016).

“Tersangka yang sudah kami tahan ada tiga orang, dan penangkapannya dilakukan di Mapolres setelah kami lakukan pemanggilan,” kata Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki saat pers rilis, Senin (22/2/2016).

Polres Pamekasan melakukan penahan terhadap ketiga orang pada Senin (15/2/2016) tersebut, setelah Polres Pamekasan melakukan pengumpulan data-data terkait dengan kasus tersebut sejak tahun 2012. “Karena bukti-bukti sudah kuat makanya langsung dilakukan penahanan,” tambahnya.

Ketiga tersangka tersebut adalah Margelap (50) Kepala Desa Aktif Pademawu Timur, Munir (55) mantan koordinator lapangan (Korlap) bulog Kecamatan Pademawu, dan Henky Novaldianta (35) mantan satker Bulog.

Akibat dari kasus tersebut negara mengalami kerugian sebesar Rp 190 Juta “Persoalan tindak pidana yang ia lakukan nunggu penyidikan lebih lanjut yang jelas beras itu tidak sampai pada penerima manfaat raskin,” ungkapnya.

Ketiga tersangka tersebut dikenakan Pasal 2 dan 3 Undang-undang (UU) RI No 31 tahun 1999 junto UU RI No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman kurungan penjara 3 hingga 10 tahun. (mediamadura/metrotv)