- - - -
Facebook  Twitter  Google+

13/02/2016

SO Komisariat PMII STKIP PGRI Sumenep Dihadiri Wakil Bupati

lintasmaduranews - Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) STKIP PGRI Sumenep menggelar kegiatan Sekolah Organisasi (SO) sejak kemarin, Jumat (12/2/2016) dan direncanakan berakhir pada Minggu (14/2/2016).

Ketua Pengurus Komisariat PMII STKIP PGRI Sumenep menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi pemahaman terkait keorganisasian PMII kepada alumni anggota baru. “ Sekolah Organisasi ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada anggota baru mengenai organisasi PMII baik itu tentang AD/ART, tertib administrasi, Peraturan Organisasi, Penyususnan porposal dan laporan,” kata Suryadi, Jumat (12/2/2016).

Selain itu, tambahnya, untuk mempererat hubungan emosional, baik sesama anggota baru, maupun antara anggota dengan pengurus serta antara anggota baru, pengurus dan alumi. “Dengan kegiatan ini juga nantinya bisa terbangun hubungan yang baik sesama warga pergerakan sehingga terbentuk persatuan dan kesatuan yang nantinya PMII Sumenep khususnya Komisariat PMII STKIP menjadi kuata," paparnya.

Senada dengan penyampaian Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Sumenep, Khairul Umam. Ia menyampaikan bahwa anggota baru harus mengikuti kegiatan sekolah organisasi sebagai bagian bekal dalam menjalankan organisasi PMII. " Sahabat-Sahabati nantinya pasti akan jadi pengurus, pengurus nentunya tahu bagaimana menjalankan organisasi yang sebenarnya, maka dipandang perlu anggota baru ikut sekolah organisasi," katanya.

Sekolah organisasi tersebut di hadiri Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzu, Sabtu (13/2/2016). Fauzi dalam acara tersebut memberi motivasi kepada peserta sekolah organisasi terkait semangat berproses di organisasi. Menurutnya, pengalaman-pengalaman di organisasi akan bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun kepada orang lain.

"Pemuda atau mahasiswa harus menjadi pelopor, bukan pengekor karena adik-adik adalah penerus bangsa. Dan yang perlu diingat adalah setiap orang mempunyai masa dan setiap masa ada orangnya. Nah, pejabat-pejabat dipemerintahan mempunyai masa akhir, bisa saja nanti adik-adik menjadi pengisi masa selanjutnya, kata Fauzi, Sabtu, (13/2/2016) di Gedung PC NU Sumenep.

Fauzi dalam kesempatan tersebut melontarkan pertnyataan kepada peserta SO mengenai langkah-langkah memajukan Sumenep ke depan di berbagai aspek, baik ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, hukum, dan aspek-aspek lainnya.

Di tempat terpisah, saat diminta tanggapan terkait dengan hadirnya wakil Bupati Sumenep ke acara sekolah organisasi tersebut, Ketua Alumni PMII Komisariat STKIP PGRI Sumenep, Pusawi mengatakan, sifat PMII adalah terbuka kepada siapapun selama bertujuan baik. "PMII terbuka kepada siapapun, jangankan dihadiri sesama muslim atau hanya wakil bupati, dihadiri non muslim pun PMII menerima. Sahabat-Sahabat PMII di Bali, terbuka kepada mahasiswa non muslim untuk bergabung di PMII, " katanya, Sabtu, (13/2/2016).

Disinggung terkait roda pemerintahan Sumenep ke depan, pihaknya mengatakan akan mendukung program-program pemerintah Sumenep, selama program tersebut berpihak kepada masyarakat Sumenep. Dan sebaliknya jika nantinya ada kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat, pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategis sehingga kebijakn itu perpihak kepada masyarakat.

"Kami mendukung selama itu baik untuk semua masyarakat Sumenep pada khsusunya dan masyarakat sekitar pada umumnya. Namun jika nanti ada kebijakan yang tidak populis, jelas kami akan bertindak dengan cara kami," tegasnya. (pus)