- - - -
Facebook  Twitter  Google+

10/03/2016

Akibat Banjir, 93 Hektare Padi Gagal Panen di Sampang

lintasmaduranews - Pasca terjadinya banjir di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Dinas Pertanian (Dispertan) setempat melakukan surviy terhadap lahan sawah yang terkena dampak genangan air. 

Menurut Plt Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang Syamsul Hidayat melalui Kabid Teknis Suyono memamparkan, dari total 1.083 hektar yang tergenang banjir tedapat 93 hektar lahan padi mengalami gagal produksi. 

"Setelah dilakukan survey pasca genangan banjir, ada sekitar 93 hektar tanaman padi yang mulai membusuk sebelum masa panin," tegasnya, Kamis (10/3/2016).

Lanjut Suyono, survei lahan pertanian dilakukan terhadap lokasi pertanian yang terendam banjir di tiga Kecamatan, yakni Jrengik, Kedungdung dan Kota. Dari hasil survei, ternyata hanya Kecamatan Kota Sampang yang lahan tanaman padi banyak yang membusuk.

"Hanya wilayah Kota Saja yang tanaman padi banyak yang membusuk, sehingga dipastikan gagal panen, untuk Jrengik dan Kedungdung aman," imbuhnya.

Disinggung berapa taksiran kerugian dalam bencana tersebut?Suyono menjelaskan, jika taksiran kerugian dari 93 hektar lahan pertanian yaitu mencapai Rp 680 juta. 

"Umumnya satu hektar itu 40 kilogram benih. Jadi tinggal menghitung kerugianya," pungkasnya.