- - - -
Facebook  Twitter  Google+

08/03/2016

Rangsang PNS Ngantor, Wabup Sampang Iming-imingi Rp20 Ribu

lintasmaduranews - Tingkat kedisiplinan para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur dinilai rendah. Bahkan, untuk merangsang kerajinan para abdi negara tersebut, Wakil Bupati Sampang, sampai mengiming-imingi uang Rp20 ribu kepada PNS yang rajin.

Namun, upaya tersebut rupanya tidak berjalan maksimal. Buktinya, masih ada PNS yang tidak kembali ke kantor usai jam istirahat. Terutama pada hari Jumat, setelah salat jumat, para PNS banyak yang langsung pulang dan tidak kembali ke kantor.

"Saya sempat memberi rangsangan pada pegawai di Pemkab Sampang. Dimana yang kembali ngantor lagi pada hari Jumat akan diberi uang Rp20 ribu," terang Wakil Bupati Sampang, Fadhilah Boediono, Senin (7/3/2016).

Namun, sambung Fadhilah, tingkat kedisiplinan para abdi negara masih lemah. Padahal, setelah jumatan masih aktif jam kerja, sehingga sudah sepatutnya para PNS bekerja kembali.

"Berdasarkan dari catatan presentasi, tingkat kedisiplinan pegawai disini hanya 60 persen. Kondisi ini terjadi, salah satu penyebabnya karena tidak adanya teguran dan tindakan terhadap PNS yang tidak rajin," ucapnya.

Menurut Fadhilah, yang lebih memprihatinkan pejabat yang seharusnya menjadi panutan bawahan, malah melakukan tindakan serupa. Seharusnya para pejabat memberikan contoh yang baik pada bawahan.

"Kalau kepalanya lemah, ekornya juga lemah, makanya sulit mengubah perilaku ini. Seperti halnya apel pagi, memang tidak ada kewajiban, tapi kalau kepalanya (atasan) apel, bawahan pasti ikut apel. Saya berharap tingkat kedisiplinan PNS nantinya meningkat," paparnya. (okezon).