- - - -
Facebook  Twitter  Google+

09/03/2016

Warga Desa Parsangan Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur

lintasmaduranews - Seini (50) warga Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur ditemukan tewas di dalam sumur oleh keluarganya, Rabu (9/3/2016).

Korban diketahui berada di dalam sumur setelah keluarganya melihat handuk milik korban berada di pinggir sumur. Bahkan dalam ember yang ada di sumur tersebut terdapat bercak darah.

Menurut Kepala Desa Parsanga, Imam Idafi korban dikabarkan hilang sejak pagi. Bahkan anggota keluarga tidak ada yang tahu keberadaan korban. Namun korban diketahui sudah berada di sumur.

“Keluarganya tidak ada yang tahu korban kemana, tahu-tahu ditemukan tewas di dalam sumur,” katanya kepada awak media.

Korban diduga stres sejak bercerai dengan istrinya, pasalnya korban sudah sering dipergoki hendak bunuh diri. Bahkan korban sempat menenggak racun, namun masih bisa diselamatkan.

“Korban mengalami luka di kepala, mungki karena terbentur dinding sumur yang dalamnya 20 meter,” imbuh Imam.

Mayat korban yang sudah kaku itu, dilarikan ke puskesmas terdekat, untuk divisum. Namun korban tidak diotopsi karena keluarganya menolak. Mayat Zaini diserahkan pada keluarganya untuk dimakamkan. 

Korban dievakuasi oleh warga dengan menggunakan tali, sementara keluarganya pingsan setelah mengetahui korban tidak bernyawa. Namun korban tidak diotopsi karena keluarganya menolak.

Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayana, melalui Kasubag Humas Polres AKP Hasanuddin, membenarkan peristiwa tersebut dan sudah melakukan olah TKP. Tempat peristiwa sempat diberi police line.

“Benar kejadian warga tewas nyebur sumur, dan anggota kami sudah melakukan olah TKP, dan memberikan police line, serta memeriksa saksi-saksi,” kata AKP Hasanuddin, Kasubag Humas Polres Sumenep.

Pihak Polres Sumenep belum tahu pasti motifnya. Namun informasi yang berkembang di masyarakat setempat, korban stres lantaran pisah rangjang dengan istrinya.

“Menurut informasi di lapangan, korban sudah sebulah pisah ranjang, namun kami masih melakukan penyilidikan lebih lanjut,” pungkasnya.