- - - -
Facebook  Twitter  Google+

11/04/2016

Legislator : Pemkab Sumenep Jangan Cuma Bisa Membuat Program Saja

lintasmaduranews - Pembangunan tandon air bersih untuk warga Desa Laok Jangjang dan Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai tidak bermanfaat bagi warga setempat karena sejak dibangun pada tanggal 28 Desembe 2012 sampai saat ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya bagi masyarakat.

Anggota DPRD Sumenep Muchlis mengatakan, masyarakat setempat mengusulkan agar bangunan tandon yang sudah retak tersebut dirobohkan karena mengancam terhadap keselamatan para jamaah masjid dan santri Yayasan Ash-Sidiqiyah yang berada di dekat tandon air yang menghabiskan APBD sebesar Rp 150 juta itu.

“Kemarin sempat ada usulan dari takmir masjid untuk melayangkan surat ke Pemkab Sumenep, jika bangunan tandon air bersih yang ada didepan masjid akan di robohkan, karena dinilai mengancam keselamatan para jamaah dan santri, sebab kapan saja bangunan yang sudah retak ini bisa roboh,” kata Muchlis sebagaimana dimuat di newsmadura.com, Minggu (10/4/2016).

Muchlis menambahkan, tidak terealiasasinya program yang dicanangkan Bupati Busyro ini, akibat kurang pengawasan dari Dinas terkait dan Bupati sendiri, sehingga para kontraktor yang melaksanakan proyek tersebut dinilai asal-asalan.

“Pemkab Sumenep jangan cuma bisa membuat program saja, melainkan juga harus dilakukan pengawasan terhadap programnya tersebut, akibatnya banyak program Bupati Busyro yang sia-sia atau tidak ada manfaatnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (Sum)

Sumber newsmadura.com