- - - -
Facebook  Twitter  Google+

14/04/2016

Puluhan Rumah di Sekitar UTM Tidak Sesuai Izin

lintasmaduranews - Puluhan rumah di sekitar Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Desa Telang, Kecamatan Kamal diketahui tidak sesuai dengan izin bangunan karena dipergunakan sebagai rumah kos.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Bankalan, Mahmudi, Rabu (12/4/2016) usai pihaknya menggelar razia rumah kosbeberapa waktu lalu.

"Kami menyebutnya ilegal karena memang tidak sesuai dengan perizinan. Rumah hunian kok dibuat rumah kos," ungkap politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu.

Informasi yang dihimpun Komisi A, dijelaskan Mahmudi, pemilik rumah awalnya mengajukan izin pembangunan rumah biasa atau rumah hunian keluarga.

Setelah izin keluar, pemilik malah mendirikan rumah dengan banyak kamar layaknya sebuah rumah kos. Tentu saja, izin yang diperlukan tidak sama antara rumah kos dan rumah hunian keluarga.

"Pastinya tidak sama kewajiban rumah keluarga dan rumah kos. Kalau (rumah kos) seperti itu, pemkab kan rugi karena tidak ada pendapatan (PAD)," tegasnya.

Ia menduga, keberadaan puluhan rumah kos di sekitar KampusUTM itu telah berlangsung lama. Tragisnya, pemilik rumah-rumah kos itu mayoritas bukan warga Bangkalan.

"Untuk itu, saya mendesak Camat Kamal melakukan pendataan terkait kepemilikan rumah-rumah kos itu," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Kamal Moh Faisol membenarkan bahwa para pemilik rumah-rumah kos itu rata-rata berasal dari luar daerah. Seperti Sampang, Surabaya, dan Sidoarjo.

"Karena itulah, kami kesulitan melakukan pendataan. Mereka datang hanya untuk menagih uang sewa kamar," terangnya. (surya)