- - - -
Facebook  Twitter  Google+

13/04/2016

Tidak Prosedural, Kader PMII Sumenep Tidak Diterima Ikut PKL di Surabaya

lintasmaduranews - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya melaksanakan Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) untuk kader-kader PMII alumni Pelatihan Kader Dasar (PKD) dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Pelaksanaan PKL tersebut dimulai sejak tanggal 11 April dan dijadwalkan akan berakhir tanggal 15 April 2016. Kegiatan tersebut ditempatkan di Wisma Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Jawa Timur.

Sejak tanggal 10 April 2016 sudah ada peserta hadir ke tempat acara yang sebelum sudah mendaftarkan diri dan memenuhi syarat-syarat peserta yang telah ditentukan panitia dikirim melalui email.

Namun tidak semua pendaftar yang dapat memenuhi ketentuan panitia secara prosedur, masih ada peserta yang kurang persyaratan sehingga harus berhadapan dengan panitia untuk dipertimbangkan boleh tidaknya menjadi peserta PKL.

Salah satu pendaftar PKL yang tidak prosedural dalam memenuhi persyarat pendaftaran yakni Ketua II PC PMII Sumenep, M. Zalwi. Sesuai dengan ketentuan panitia, surat rekomendasi dari Pengurus Cabang PMII Sumenep seharusnya disampaikan pada tanggal 1 April melalui email, namun M. Zalwi menyerahkan Surat Rekomendasi tersebut pada tanggal 11 April kepada panitia secara langsung.

Akibat dari ketidakproseduralan tersebut, M. Zalwi tidak diterima mendaftar sebagai peserta PKL PMII Surabaya. Namun demikian, masih banyak peserta yang juga tidak procedural namun diperbolehkan oleh panitia untuk ikut PKL.

“Saya tidak diterima ikut PKL karena surat rekemomendasi tidak dikirim secara prosedur. Sebenarnya banyak peserta lain yang tidak prosedur bahkan tidak melengkapi persyaratan sebagai pendaftar, namun panitia membolehkannya tetap ikut PKL,” kata Zalwi, Rabu (13/4/2016).

Zalwi menambahkan, sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Ketua Umum PC PMII Surabaya terkait dengan ketidakproseduralan penyerahan surat rekomendasi. Ketua Umum Cabang PMII Surabaya menyampaikan bahwa hal tersebut bisa diurus dan memerintahkan Zalwi untuk menemui panitia untuk registrasi.

Saat menemui panitia, Zalwi diterima menjadi peserta dan diperbolehkan masuk forum sebagai peserta. Namun setelah masuk forum, Zalwi dipanggil oleh panitia untuk discreening ternyata bukan screening yang dilakukan melainkan pengarahan terkait surat rekomendasi yang diserahkan ke panitia tidak prosedural. 

Ketua panitia PKL, Junaidi membenarkan bahwa bagi pendaftar yang tidak prosedural dan tidak memenuhi persyaratan memang tidak diperbolehkan ikut PKL karena panitia sudah mengirim surat dan ketentuan sejak lama ke setiap Cabang PMII.

“Kami sudah Sudah lama kirim undangan melalui email lengkap dengan persyaratan yang harus dipenuhi bahkan prosedur pendaftaran sudah dijelaskan dalam undangan itu,” kata Junaidi melalui telepon cellulernya, Rabu (13/4/2016).

Junaidi menambahkan, pihaknya sudah mewanti-wanti kepada seluruh Cabang agar persyaratan pendaftaran dikirim secara procedural, namun peserta yang dari Sumenep tersebut menyerahkan rekomendasi secara langsung.

“Kami sudah mewanti-wanti untuk mengirim admninistrasi secara lengkap dan procedural. Sahabat Zalwi memang ada surat rekomendasi, namun surat tersebut dibawa pas kesini,” pungkasnya. (sum)