- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/05/2016

DAK Pendidikan Sumenep 2016 Dipangkas Rp.16 Miliar

lintasmaduranews - Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan Kabupaten Sumenep pada tahun anggaran 2016 mengalami pemangkasan sebesar 10 persen dari jumlah total Rp.16 Miliar sehingga DAK pendidikan Sumenep 2016 sebesarRp14, 4 Miliar.

Kepala Seksi Sarana Dinas Pendidikan Sumenep, Mohammad Iksan, mengatakan, pemangkasan DAK pendidikan tahun 2016 sebesar 10 tersebut berdasarkan surat edaran yang diperoleh dari kementerian keuangan RI yakni (SE) Menteri Keuangan No.10/mk.07/2016. 

”Di Sumenep, alokasi DAK pendidikan tahun anggaran 2016 sekitar Rp16 Miliar, sehingga ketika dikurangi 10 persen maka pemotongannya yaitu sekitar Rp1, 6 Miliar,” ungkapnya.

Iksan menerangkan, komposisi DAK di 2016 diperuntukkan 60 persen fisik dan 40 persen peningkatan mutu. Disdik perlu mengatur ulang peruntukan DAK sebagai konsekuensi dari pengurangan anggaran 10 persen, namun sesuai arahan Pimpinan Disdik pengurangan anggaran itu hanya ditekankan di sektor peningkatan mutu saja.

”Untuk anggaran yang dialokasikan pada fisik misalnya, pembangunan ruang kelas baru tetap tidak ada perubahan. Penyesuaian anggaran setelah adanya pemangkasan ditekankan pada anggaran untuk mutu,” jelasnya.

Iksan menyatakan, sampai saat ini, Disdik belum melakukan penghitungan terhadap pengurangan anggaran tersebut. Namun, hitungan sementara untuka alat peraga yang dari yang awalnya Rp1,2 Miliar menjadi Rp920 juta dan sarana Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TKIP) dari awalnya Rp1,6 miliar menjadi Rp980 juta.

Iksan menambahkan, Disdik belum menentukan sekolah sasaran penerima DAK tahun anggaran 2016, namun akhir Mei ini ditarget selesai dan akan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada sekolah penerima.

”Sementara, alokasi DAK pendidikan 2016 setelah adanya pengurangan angagran sekitar Rp14, 4 Miliar,” pungkasnya.