- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/05/2016

HMI Pamekasan Sandra Mobil dan Bakar Foto Anggota KPK

lintasmaduranews - Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melakukan unjuk rasa ke Polres Pamekasan, Kamis (12/5/2016).

Aktivis HMI itu untuk memberikan dorongan muril kepada institusi Polri dalam menegakan hukum, terhadap penanganan kaus pencemaran nama baik yang dilakukan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang.

Dalam aksinya aktivis HMI ini, di tengah perjalanan menuju polres, mereka menyandera mobil dina plat merah M 405 AP, kemudian dibawa berdemo ke polres di Jl Stadion Pamekasan. Namun sebelum tiba di depan mapolres, mereka dicegah aparat kepolisian, sehingga mereka berhenti dan berorasi.

“Kami mohon maaf. Kami tidak bermaksud mencederai polres, tapi ingin memberikan dorongan terhadap polres agar independen, sehingga tidak takut mengusut Saut Situmorang,” kata koordinator lapangan, Khairul Umam sebagaimana dimuat media Surya, Kamis (12/5/2016).

Sambil berteriak yel, yel, selanjutnya mereka meletakkan ban bekas di tengah jalan, lalu membakar poster bergambar Saut Simorang, hingga kobaran api dan asap hitam membumbung tinggi.

“Kami mendesak pemerintah dan Komisi III DPR RI untuk meninjau ulang integritas Saut Situmorang, sebagai Wakil Ketua KPK. Sebab Saut sudah tidak pantas duduk di KPK dan harus mundur dari jabatannya,” tambah Khairul Umam.

Pengunjuk rasa ini ditemi Wakapolres Pamekasan, Kompol Harnoto. Sebab pada saat bersamaan, Kapolres Pamekasan, AKBP Sugeng Muntaha, serah terima jabatan di Polda Jatim.

Di hadapan pengunjuk rasa, Kompol Hartono mengucapkan terima kasih, karena aksi yang dilakukan HMI berlangsung tertib. Sebab HMI memiliki konseptual yang cerdas.

“Pada prinsipinya aspirasi ini, kami terima. Dan terima kasih kami sampaikan,” kata Wakapolres.

Saat unjuk rasa berlangsung sekitar 2 jam ini, arus lalulintas di Jl Stadion ditutup. Arus kendaraan bermotor dari arah terminal Lawangan Daja, menuju Kamal terpaksa dialihkan ke Jl Bonorogo, Jl Nogroho, Jl Jokotole dan ke Jl Jingga.

Aksi serupa juga dilakukan aktivis HMI Cabang Bangkalan di depan kantor Kepolisian Resor Bangkalan, Selasa, 10 Mei 2016.

Mereka mendesak polisi segera memproses laporan dugaan pencemaran nama baik HMI oleh salah satu pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi, Saut Situmorang. "Permohonan maaf yang disampaikan Saut sudah terlambat," kata pengurus HMI Bangkalan, Mahmud.