- - - -
Facebook  Twitter  Google+

19/05/2016

Indonesia dan Rusia Sepakat Berantas Praktik Illegal Fishing

lintasmaduranews.com - Pemerintah Indonesia melakukan pertemuan tertutup dengan pemerintah Rusia di sela acara ASEAN-Rusia Summit 2016, Sochi Rusia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas berbagai hal, di antaranya kerja sama pemberantasan praktik illegal fishing atau pencurian ikan.

Kedua negara juga sepakat di sektor investasi. Hal ini disampaikan Jokowi saat press conference di Kediaman Presiden Putin di Bocherov Rochey, Sochi, Rusia. 

"Kita juga sepakat terus mendorong investasi Rusia di Indonesia, di sektor maritim, infrastruktur, kereta api, dan pelabuhan juga minyak serta energi dan listrik," kata Jokowi, , Rabu (18/5/2016). 

Putin dan Jokowi dalam pertemuan itu juga menyepakati melonggarkan hambatan tarif dan non tarif pada produk kelapa sawit Indonesia. 

"Kita sepakat kerja sama untuk mengurangi hambatan tarif dan non tarif termasuk untuk kelapa sawit," tambahnya. 

Berikut ini perjanjian antara Rusia dan Indonesia: 

1. Pemerintah Republik Indonesia bekerja sama di bidang pertahanan dengan Federasi Rusia
2. Nota Kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengenai arsip
3. Program antara Departemen Kebudayaan Rusia serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang kerja sama budaya periode 2016-2018
4. Pernyataan bersama antara Badan Federal untuk Perikanan Rusia dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia pada saling pengertian dan kerja sama di bidang pencegahan illegal fishing dan regulasi penangkapan ikan
5. Nota kerja sama di bidang kearsipan antara Badan Nasional Arsip Rusia dan Badan Arsip Republik Indonesia