- - - -
Facebook  Twitter  Google+

12/05/2016

Inilah Tanggapan Bupati Sumenep Terkait Pembentukan Kabupaten Kepulauan

lintasmaduranews - Deklara persiapan pembentukan kabupaten kepulauan yang dilakukan oleh Panitia Persiapan Kabupaten Kepulauan Sumenep (PPK2S) di sebuah perahu kayu 'Cahaya Baru', di Pelabuhan Kalianget pada hari Minggu (08/05/16) lalu, mendapat tanggapan dari Bupati Sumenep, A. Busyro Karim. 

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim menganggap rencana Panitia Persiapan Kabupaten Kepulauan Sumenep (PPK2S) untuk membentuk kabupaten sendiri, terpisah dari Kabupaten Sumenepmerupakan yang rencana tak serius dan mainan belaka. 

"Itu kan lagu lama. Sejak dulu saya katakan, silahkan kalau mau membentuk kabupaten sendiri. Tapi ternyata hanya mainan saja," kata Busyro sambil tertawa, Rabu (11/05/16). 

Mendapat tanggapan demikian, kata Sekjen PPK2S, A. Raful Firaq menyatakan bahwa rencana pembentukan kabupaten di kepulauan tersebut serius karena sudah melakukan studi bandingke dua kabupaten kepulauan baru hasil pemekaran, yakni kabupaten Sangahi Propinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Kepulauan Anambas Propinsi Kepulauan Riau. Dan Saat ini mereka tengah menyiapkan dokumen berupa studi kelayakan pemekaran wilayah kepulauan di Sumenep, menjadi Kabupaten Kepulauan Sumenep. 

"Penyusunan dokumen itu merupakan bentuk keseriusan keinginan kami untuk membentuk kabupaten kepulauan. Nanti kalau dokumen itu telah selesai disusun, maka kami akan melanjutkan dengan konsolidasi dan meminta tanda tangan para tokoh kepulauan," kata , A. Raful Firaq. 

Ia menambahkan, dari 27 kecamatan sudah ada 6 kecamatan yang sudah menyatan siap untuk bergabungan dan mendukung pembentukan kabupaten kepulauan.

"Sampai saat ini sudah ada 6 kecamatan yang menyatakan siap bergabung dengan kabupaten kepulauan Sumenep, yakni Kecamatan Arjasa, dan Kangayan, Pulau Kangean, Kecamatan/ Pulau Sapeken, Kecamatan/ Pulau Raas, serta Kecamatan Nongunong dan Gayam, Pulau Sepudi," pungkasnya.

Berikut teks deklarasi Kabupaten Kepulauan Sumenep: 

1. Dengan penuh kesadaran dan bertanggungjawab untuk menjadikan Kepulauan Sumenep sebagai Kabupaten baru; 

2. Mendorong pemerintah untuk mempercepat pembentukan Daerah Otonom Baru Kabupaten Kepulauan Sumenep dalam rangka pemerataan pembangunan, mendekatkan pelayanan publik pada masyarakat, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat kepulauan; 

3. Mengerahkan segenap pikiran, tenaga, dan jiwa raga kami untuk percepatan pembentukan Daerah Otonom Baru Kabupaten Kepulauan Sumenep; 

4. Mendesak Pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan Pusat, untuk segera mengagendakan dan membahas serta menyetujui tentang pembentukan Daerah Otonom Baru Kabupaten Kepulauan Sumenep.