- - - -
Facebook  Twitter  Google+

02/05/2016

Kejari Sumenep Periksa Kabulog Terkait Kasus Raskin di Desa Poteran

lintasmaduranews - Kejari Sumenep, Madura, Jawa Timur memeriksa Kepala Bulog setempat, Senin (2/5/2016), terkait dugaan kasus penyelewengan beras untuk masyarakat miskin (raskin) Desa Poteran Kecamatan/Pulau Talango.
 
Kasi Intel Kejari Sumenep Adi Harsanto menjelaskan, pemeriksaan tehadap Kepala Bulog, Kepala Desa dan Satker pengiriman beras masih sebagai saksi. Menurutnya dari pemeriksaan yang dilakukan kepada kepala Bulog, diketahui bahwa jatah raskin untuk Desa Poteran sudah ditebus secara keseluruhan, yakni sejak tahun 2013 – 2015 lalu.
 
“Dalam pemeriksaan tadi, kami hanya menanyakan seputar pendistribusian raskin, sejak dikeluarkan dari gudang Bulog hingga ke Penerima manfaat. Apakah benar – benar terdistribusikan,” papar Adi.
 
Sementara Kepala Bulog Sumenep, Ainul Fatah mengatakan bahwa dirinya tidak ikut serta mendistribusikan sampai penerima, melainkan hanya menerima dari daerah, menyimpan di gudang, merawat dan mengeluarkan dai gudang.
 
“Dalam pemeriksaan, ya saya jelaskan, bahwa tugasnya dari Kepala Bulog hanya menerima, menyimpan, merawat dan mengeluarkan barang ke luar gudang, sementara untuk pendistribusiannya merupakan wewenang satker pengiriman beras dan korlap raskin,” jelas Ainul, Senin (2/5/2016).
 
Untuk lebih jelasnya terkait kasus dugaan tersebut, lanjutnya, dapat langsung ditanyakan kepada Pemkab, Kepala Desa dan korlap raskin.
 
“Kalu dulu saya juga kan korlap jadi bisa ditanyakan langsung ke saya, namun sejak tahun 2013 saya sudah jadi kepala Gudang Bulog,” sambungnya.
 
Daftar Penerima Manfaat di Desa Poteran sebanyak 823 Kepala Keluarga, dengan takaran 15 Kg, dan uang tebusan sebesar Rp 1.600, 00 per Kg. Namun ditengarai ada penyimpangan yakni setiap DPM tidak menerima raskin secara utuh.