- - - -
Facebook  Twitter  Google+

18/05/2016

Mahasiswa Pamekasan Tuntut Tindak Tegas Pelaku Pungli e-KTP

lintasmaduranews.com - Puluhan aktivis mahasiswa Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (18/5/2016) mendatangi kantor DPRD Pamekasan menuntut para Dewan agar pelaku pungli e-KTP di Kecamatan Kota serta pihak lain yang terlibat, untuk ditindak secara tegas sekaligus dicopot dari jabatannya.

Korlap aksi, Sauqi mengatakan, aksi pungli ini disinyalir tidak hanya terjadi di satu kecamatan namun tidak menutup kemungkinan juga dialami seluruh warga di semua kecamatan, karenanya DPRD diminta mendesak pemerintah memberikan tindakan tegas kepada para pelaku.

“Untuk bekerjasama dengan kami tidak hanya ditindak lanjuti internal saja tapi diproses juga secara hukum agar ada efek jera dan tidak ditiru oleh seluruh camat-camat yang lain,” pintanya.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil semua pihak dan hasilnya akan diberikan dalam bentuk rekomendasi kepada Bupati Pamekasan.

“Terima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa telah memberi masukan kepada kami. Terkait persoalan pungutan liar, kami akan mengundang seluruh camat, capil juga akan kami panggil, kami minta terkait dengan pungli-pungli liar kemudian merekomendasikan kepada bupati supaya oknum-oknum yang seperti itu untuk disikat, harus ada tindakan tegas karena ini menyangkut pelayanan dasar masyarakat,” jawab Ismail. 

Setelah mendapat jawaban dari Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, mahasiswa berjanji akan tetap mengawal persoalan itu guna memastikan hasil riel dari setiap janji yang disampaikan anggota DPRD. Usai berorasi, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib dalam pengawalan kepolisian Pamekasan. (san)