- - - -
Facebook  Twitter  Google+

16/05/2016

Munaslub Golkar Diwarnai Kericuhan Hingga Baku Hantam

lintasmaduranews - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) partai Golongan Karya (Golkar) yang diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Senin (16/5/2016) diwarnai kericuh.

Kericuhan yang disertai baku hantam terjadi di pintu masuk arena Munaslub Golkar saat pendemisioneran Aburizal Bakrie (Ical) sedang berlangsung di dalam ruang forum sekitar pukul 15.30 WITA.
 
Awalnya, ada seorang pria dan beberapa koleganya hendak masuk ke arena Munaslub. Pria berpostur tegap tersebut berseragam loreng merah Baladhika. Dia hendak masuk arena Munaslub, namun personel Brimob yang berseragam hitam melarangnya. Ketegangan terjadi lima menit di depan pintu. "Nama lu (Anda) siapa? Tahu gue (saya) enggak?" kata pria berbaju Baladhika itu. 

Suasana menjadi tegang. Polisi yang mencegah pria itu masuk tetap tak memperbolehkannya beringsut lebih jauh melewati pintu. "Ini polisi main politik ini," kata pria itu kepada personel Brimob. Keduanya lantas bertatap-tatapan mata dengan tajam. 

Salah seorang koleganya menyebut, nama pria berbaju Baldhika tersebut adalah Nofel, seorang fungsionaris dari DPP. "Saya ini dari DPP loh," kata pria itu kepada personel Brimob. 

Tak lama berselang, dia masuk melewati pintu kaca BNDCC. Namun hanya sejenak, dia ditolak masuk lebih jauh. Sontak, keributan terjadi. 

Alat pemindai tamu di pintu masuk bahkan roboh. Pukulan demi pukulan melayang. Personel Brimob bertindak tegas, mengeluarkan tongkatnya memukul salah seorang yang nampak ribut. Akhirnya pria yang tak diperbolehkan masuk tadi bersama beberapa kawannya keluar menjauh dari arena Munaslub. 

Para anggota Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang berjumlah seratusan orang keluar menghambur. Ini tentu menambah tegang suasana. Sementara itu, rapat Munaslub Golkar di dalam ruangan masih berlangsung. (Galuh)