- - - -
Facebook  Twitter  Google+

28/05/2016

Ramli Ditahan Polres Bangkalan Lantaran Meraba Payudara Istri Tentara

lintasmaduranews.com - Ramli (35), warga Desa Kadura Timur, Kecamatan Peragaan, Kecamatan Sumenep, ditahan di Polres Bangkalan lantaran nekad meremas payudara RN (22) isteri salah satu anggota TNI Zipur 5 Pasuruan di dalam bus jurusan Pamekasan-Surabaya, pada Kamis (26/5/2016) malam.

Kronologi kejadian tersebut terjadi saat bus sampai di Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, RN dalam keadaan terlelap tidur di dalam bus, namun RN merasa tidak nyaman karena ada yang meraba bagian perut dan dadanya sehingga terbangun. 

Guna mengetahui pelaku, RN pura-pura tidur lagi. Disangkanya RN tertidur, Ramli mengulangi perbuatannya bahkan sampai meraba-raba bagian dada RN. Kemudiam RN bangun dan menonjok Ramli. Kebetulan, kursi duduk RN dan Ramli satu deret.

“Korban pura-pura tidur lagi. Namun pelaku nekad beraksi lagi, bahkan lebih nekad dari sebelumnya sampai meremas-remas dada korban,” kata Komandan Kodim Pamekasan, Letkol Armed Mawardi, Jumat (27/5/2016).

“Pelaku dan korban serta anggota saya, diperiksa dan dimintai keterangan. Prosesnya sampai dini hari baru selesai,” ungkap Mawardi.

Setelah Ramli ditonjok, terjadi keributan di dalam bus tersebut, kemudian Ramli hendak turun, namun RN melarangnya karena peristiwa tersebut akan diselesaikan secara hukum. Terjadilah keributan dalam bus. Keributan tersebut diketahui oleh Sersan Muda Junaedi, anggota Kodim 0826 Pamekasan yang juga penumpang bus itu. 

RN dan Ramli beserta Junaedi kemudian turun di Pos Polisi Tangkel, Kecamatan Burneh, Bangkalan. Ketiganya langsung menuju Polres Bangkalan. Di Polres Bangkalan, kasus tersebut ditangani unit Pelayanan Perempuan dan Anak. Kemudian diperksa. 

.“Pelaku dan korban serta anggota saya, diperiksa dan dimintai keterangan. Prosesnya sampai dini hari baru selesai,” ungkap Mawardi.

Beberapa jam kemudian, suami korban, Joni yang juga anggota Yon Zipur 5 Kodam V Brawijaya, datang menjenguk isterinya di Polres Bangkalan. Joni tidak sendirian, namun didampingi oleh beberapa rekannya beserta atasannya mengendarai dua mobil.

“tapi keadaan kondusif selama proses pemeriksaan. Namun pelaku pelecehan seksual itu sementara ditahan di Polres Bangkalan. Sedangkan Joni bersama isterinya pulang menuju Surabaya,” terang Mawardi. (TI)