- - - -
Facebook  Twitter  Google+

29/06/2016

150 Hektar Lahan Pertanian Tembakau di Sampang Terancam Tidak Ditanami

lintasmaduranews.com - Musim kemarau basah di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengakibatkan 150 hektar lahan pertanian tembakau terancam tidak ditanami. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sampang Singgih Bektiono.

"Luas lahan tembakau di Sampang itu 500 hektar lebih sedikit. Kalau kamarau basah seperti ini banyak petani yang takun menanam. Seperti tahun sebelumnya ada ada 150 hektar yang tidak akan di tanami. Saya rasa tahun ini tidak jauh berbeda," kata Singgih Bektiono, Rabu (29/6/2016). 

Singgih Bektiono menuturkan, pada tahun-tahun sebelumnya banyak petani yang tidak menanam tembakau karena mengalami kemarau basah. Jika dipaksanakan menanam tembakau bisa gagal panen. Sehingga saat ini masih sedikit petani yang menanam tembakau.

" Tahun-teahun sebelumnya sedikit yang menanam tembakau. Ada juga yang mulai berani menanam tapi tidak sedikit yang menunggu lahannya benar-benar kering," jelasnya. 

Singgih Bektiono menerangkan, musim kemarau basah memang menjadi persoalan tersendiri bagi para petani tembakau. Sebab tanaman berjuluk daun emas tersebut rentan terhadap lahan basah. 

"Kalau musim seperti ini memaksa tanam tembakau, kalau kena hujan deras berturut-turut akan rusak, kalaupun hidup kwalitasnya menurun," pungkasnya.