- - - -
Facebook  Twitter  Google+

28/06/2016

Bangkalan dan Sumenep Mendapat Tambahan Trafo

lintasmaduranews.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) meresmikan penambahan 10 trafo di Provinsi Jawa Timur dengan total daya sebesar 340 Mega Volt Ampere (MVA). Untuk Madura salah satunya terletak di Gili Timur, Bangkalan dan Sumenep. Penambahan dilakukan untuk membantu percepatan investasi yang salah satu faktor pentingnya adalah pasokan listrik yang memadai. 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Gubernu Soekarwo menyambut baik dan menyampaikan terima kasih karena Jawa Timur mendapat tambahan tenaga listrik sehingga nantinya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
 
"Kita menyambut baik hal ini, dan kita berterima kasih kepada PLN, sudah berupaya menambah pasokan listrik di Jawa Timur," kata Pak Karwo sebagaimana dimuat rri.co.id, Senin (27/6/2016)

Sebanyak 10 trafo tersebut, sekurangnya mampu menambah pasokan listrik hingga 340 Mega Volt Ampere (MVA). Dengan penambahan ini, diharapkan dapat diserap lebih banyak oleh industri, yang ujungnya adalah masuknya investasi demi kesejahteraan daerah warga sekitar. 

"Listrik yang tersedia jangan hanya untuk konsumsi rumah tangga. Kalau hanya dibuat untuk masak ya tidak banyak bermanfaat," ujarnya. 

Sementara itu, izin prinsip investasi di Jatim sebesar Rp 300 triliun, dan tidak ada satupun investor yang berminat ke Madura. Sehingga dengan didirikannya travo di Bangkalan tersebut, pemerintah setempat mampu memanfaatkannya untuk menarik investor. 

"Ini harus dimanfaatkan maksimal. Siapkan lahannya, dimana lokasi yang cocok untuk industri. Jangan mahal mahal harga tanahnya, karena kalau mahal, investor akan lari," kata Pakde Karwo. 

Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad mengaku akan menjalankan instruksi dari Gubernur Jatim untuk menarik investor. Terlebih banyak potensi yang bisa dikembangkan di Bangkalan, seperti gula dan garam. "Kita akan bicarakan dengan tim, karena ini kerja tim. Kita akan kembangkan maksimal," katanya. 

Sampai saat ini, elektrifikasi di Jatim baru mencapai 87%, sedangkan di Bangkalan baru 63%. "Dengan penambahan ini diharapkan bisa meningkatkan hingga 85 persen di kawasan Madura," jelas Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PT PLN - Amin Subekti. 

Sepuluh trafo tersebut tersebar di sejumlah titik, seperti Segoromadu dan Altaprima - Gresik, Sumenep, Pare - Kediri, PIER dan Bumicokro - Pasuruan, Ploso - Jombang, Ngoro - Mojokerto, dan Tanjung Awar Awar - Tuban.