- - - -
Facebook  Twitter  Google+

01/06/2016

Bupati Sumenep Sampaikan Keberhasilan 9 Program Prioritas 99 Hari

lintasmaduranews.com - Bupati Sumenep A. Busyro Karim bersama wakilnya, Achmad Fauzi, secara resmi menyampaikan kerberhasilannya dalam merealisasikan 9 program yang dinjanjikan akan diselesaikan dalam 99 hari saat berkampanye dahulu. Selain menyampaikan keberhasilannya, Bupati dan wakil Bupati Sumenep melakukan perbaikan rumah milik Suhami (80), warga Dungkek, Sumenep yang dipandang sudah tidak layak huni..

"Dari hasil evaluasi, tidak semua program bisa tercapai 90 persen. Prosentase capaiannya paling bagus itu pelayanan rumah sakit daerah dr. H. Moh Anwar. Ini merupakan ikhtiar bupati dan wabup, demi peningkatan pelayanan pada masyarakat," kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim.

Ia mengucapkan terima kasih pada semua pihak, yang telah membantu terlaksananya 9 prioritas program dalam 99 hari Bupati-Wakil Bupati.

"Ini merupakan bagian dari pertanggungjawaban kami kepada masyarakat, akan janji 99 hari. Kendala di lapangan pasti ada. Tapi tidak menyurutkan semangat kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Busyro menceritakan, salah satu program prioritas yang memberikan kemudahan bagi masyarakat adalah pengurusan ijin secara 'on line'. Ada beberapa jenis ijin yang bisa diurus secara 'on line'. Diantaranya surat ijin usaha perdagangan (SIUP), tanda daftar perusahaan (TDP), dan ijin gangguan (HO).

"Sudah banyak yang memanfaatkan layanan perijinan 'on line' ini. Ada yang orang Jakarta dan memang tinggal di Jakarta. Dia sudah dengan mudahnya bisa mengurus perijinan dari tempatnya secara 'on line'. Ini memang terobosan kami untuk mempermudah masyarakat," ujarnya sambil tersenyum.

Selain itu, program prioritas yang tengah berjalan dan mendapat sambutan luar biasa adalah mencetak 5.000 wirausahawan baru. Setiap tahun akan ada 1.000 wirausahawan baru yang muncul dengan berbagai bidang usaha. Mereka ditangani 6 satuan kerja perangkat daerah (SKPD), yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"Mereka tidak sekedar mendapatkan pelatihan. Tetapi ada tahapan-tahapan selanjutnya, yakni studi banding, magang, hingga suntikan permodalan. Program ini akan bergulir terus selama 5 tahun," ucapnya.

Dalam acara puncak program 99 hari Bupati A. Busyro Karim -Wakil Bupati Achmad Fauzi, selain memaparkan capaian 9 program prioritas, bupati juga menyerahkan bantuan 'hand tractor' pada para kelompok tani, melakukan peletakan batu pertama perbaikan rumah tidak layak huni, meninjau pelaksanaan pasar murah, pengobatan gratis bagi lansia, serta sunatan massal gratis.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga yang rumahnya tidak layak huni. Ada bantuan stimulan untuk membangun rumah mereka, dari Baznas dan Lazisnu," terang Bupati Sumenep, A. Busyro Karim.

Acara tersebut juga dihadiri jajaran forum pimpinan daerah (Forpimda), serta pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), hingga para Camat se- Kabupaten Sumenep.Uniknya, dalam acara tersebut, seluruh pejabat Sumenep mengenakan pakaian adat Madura berupa celana kulot warna hitam dipadu baju atasan juga berwarna hitam, dengan baju dalam kaos warna putih, dan bersabuk besar khas Madura.

Sumber : beritajatim