- - - -
Facebook  Twitter  Google+

08/06/2016

NU Berharap Pengembangan Wisata Memerhatikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal

lintasmaduranews.com - Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep mendukung terhadap upaya pemerintah Sumenep dalam mengembangkan objek wisata, baik wisata bahari, wisata Alam, maupun wisata kesehatan. NU juga menekankan kepada pemerintah Sumenep dalam mengembangkan wisata tidak sampai menggerus budaya dan nilai-nilai kearifan lokal Sumenep.

”Pariwisata merupakan keharusan bagi Pemkab dalam meningkatkan pembangunan di daerahnya, namun pengembangan objek wisata itu tetap harus memerhatikan tradisi dan nilai-nilai kearifan lokal,” ungkap Ketua PC NU Sumenep, Panji Taufiq, Rabu (8/7/2016).

Menurut Panji, konsep pengembangan pariwisata diharapkan tidak memberangus budaya dan tradisi yang ada seperti seni bahkan harus melindungi tanah yang menjadi hak-hak warga.

”Masyarakat harus dilibatkan untuk berpartisipasi dalam pengembangan wisata,” ujarnya.

Meski demikian, Panji mengakui dalam beberapa upaya termasuk pengembangan wisata dipastikan terdapat dampak positif maupun negatifnya. Namun, yang terpenting pengembang baik Pemkab maupun investor harus dapat meminimalisir dampak buruk atau mafsadat dari pembangunan tersebut.

Disamping itu, pihaknya juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak hanya berfikir pada pengembangan wisata alam dan bahari, akan tetapi objek wisata religi harus diperhatikan minimal sarana dan prasananya.

”Sejauh ini, objek wisata religi seperti Asta Tinggi, Asta Yusuf, dan Masjid Agung Sumenep masih kurang mendapat perhatian dari Pemkab misalnya soal MCK-nya,” pungkasnya.

Sumber : RRI