- - - -
Facebook  Twitter  Google+

06/06/2016

Pemprov Jatim Bentuk Tim Pemantau Kopwan Penerima Dana Rp.4.725.000.000

lintasmaduranews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur membentuk tim pemantau untuk memverifikasi memantau perkembangan 189 Koperasi Wanita (Kopwan) di Kabupaten Pamekasan, Madura, yang mendapatkan bantuan dana sebesar Rp. 25 juta setiap Kopwan sehingga total keselurah Rp. 4.725.000.000 dari APBD Pemprov Jatim. Dana bantuan tersebut diberika kepada Kopwan pada tahun 2009 lalu. 

Tim yang melibatkan Diskop dan UKM Pamekasan tersebut sengaja dibentuk karena sejak 2009 perkembangan Kopwan yang mendapatkan bantuan itu tidak jelas. Diskop setempat tidak berani melakukan evalusi terhadap perkembangan 189 Kopwan itu karena bukan kewenangan Diskop Pamekasan, melainkan kewenangan Pemprov.

Kadiskop UKM Pamekasan, Jon Yulianto, mengatakan, pihaknya tidak mengerti bagaimana perkembangan dan kelanjutan dana bergulir yang diterima 189 kopwan itu, sehingga tidak mengerti apakah ada yang sudah berhasil atau tidak dengan dana yang telah diterima itu. 

Jon mengakui, jika 189 kopwan mendapat dana bergulir dari Pemprov Jatim pada 2019 lalu yang tersebar di kelurahan dan desa di seluruh Pamekasan. Dan saat itu, bersamaan dengan permulaan program kopwan di seluruh Jatim, sebanyak 3.750 unit.

“Ketika awal-awalnya dibentuk, semuanya aktif. Namun belakangan ini hanya sekitar 60 persen yang aktif, sementara 40 persennya sudah passif alias tidak dijelas aktivitasnya. Ini berdasarkan laporan rapat anggota tahunan,” kata Jon Senin (6/6/2016).

Dikatakan, dari dana Rp 25 juta itu, awalnya diputar untuk kegiatan simpan pinjam anggotanya.Namun dalam perjalannya, karena dana yang dipinjamkan ke anggotanya macet, sehingga kopwan itu passif. (Surya)