- - - -
Facebook  Twitter  Google+

01/07/2016

KPAI Minta Pemda Bangkalan Merehabilitasi Anak dalam Video "Lelaki Kerdus"

lintasmaduranews.com - Lagu Lelaki Kerdus yang dinyanyikan oleh seorang bocah berusia 12 tahun bernama Nova Rizqi Romadhon menjadi viral dalam beberapa hari terakhir. Menjadi masalah karena lirik lagu yang dilantukan Nova mengandung unsur perselingkuhan serta beberapa kata umpatan yang dirasa tak pantas diucapkan anak kecil. 

Netizens pun langsung menaruh perhatian pada kasus Lelaki Kerdus ini. Banyak yang mengecam para pelaku di balik lagu yang menggambarkan tentang seorang suami yang menikah lagi dan berbuat kasar pada sang istri itu. Diunggah pertama kali oleh akun Rampak Naong Rec di Youtube yang kini sudah lenyap pada Rabu (29/6) kemarin, Lelaki Kerdus diciptakan oleh Ahmad Sawadi. 

"Penyanyinya si Nova itu artis kami. Lagu itu murni karya suami saya. Cerita dalam lagu itu adalah kisah nyata saya saat kecil, makanya penyanyinya anak kecil," cerita Nurul, istri Ahmad seperti dilansir Merdeka. 

Nurul menambahkan bahwa Ahmad memiliki grup bernama As-Surur yang kerap mengisi acara. Bahkan As-Surur sudah cukup dikenal dan sering mendapatkan order untuk mengisi acara di Malang dan Probolinggo. Disinggung mengenai lagu Lelaki Kerdus yang bikin heboh dan dianggap bermuatan dewasa, Nurul punya pendapat sendiri. 

"Menurut saya lagu ini bukan suatu masalah. Lagu ini masuk album dan sudah dijual di Madura. Sudah banyak yang dijual albumnya. Kalau soal video klip, modelnya bukan saya tapi asisten saya. Kalau perusahaan yang mengunggah klipnya di Youtube itu ya bos saya," jawab Nurul santai. 

Sementara itu yang mungkin tak Nurul tahu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam keras beredarnya video Lelaki Kerdus. Menurut KPAI, ada tudingan unsur eksploitasi anak dalam kasus ini. Video asli Lelaki Kerdus sendiri sudah tidak ada di Youtube dan kini diposting ulang oleh berbagai akun sehingga semakin viral.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengaku telah mencari tahu asal-usul lagu "Lelaki Kerdus" yang tengah viral di jejaring berbagi video YouTube. Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh menyebutkan, lirik lagu tersebut diciptakan berdasarkan kisah nyata seorang ibu dan anak di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
 
"Lirik lagunya terinspirasi dari sana. Ketika kami cari tahu, si ibu dan anaknya trauma sampai tak bisa bicara. Dari sana, kami telah meminta Pemda Bangkalan untuk rehabilitasi kepada anak tersebut," kata Niam melalui keterangannya kepada Kompas.com, Kamis (30/6/2016). 

Kondisi sang anak masih mengalami trauma psikis akibat ayahnya yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dari informasi sementara yang dihimpun, ayah dari anak tersebut sudah pergi dan saat ini masih menetap di Bali bersama keluarga barunya. 

Terkait dengan lirik lagu "Lelaki Kerdus", Niam menegaskan, seharusnya ada tanggung jawab moral dari pegiat seni untuk lebih memperhatikan aspek perlindungan anak. Dia menilai, kasus seperti ini diperparah dengan syair dewasa berikut cacian yang dinyanyikan oleh anak kecil. 

"Kebebasan berekspresi tidak serta merta memperbolehkan perbuatan yang melanggar etika, kesopanan, dan hukum," tutur Niam. 

Selain itu, KPAI juga menganggap pencipta lagu, produser, dan pihak terkait yang turut serta dalam proses pembuatan lagu, telah mengeksploitasi anak. Mereka juga dinilai telah memperlakukan anak dengan salah, tidak memiliki sensitifitas, dan komitmen terhadap upaya perlindungan anak. 

Lirik Lagu Lelaki Kardus 
(oleh NOVA RIZQI ROMADHON, single) 

Bapakku kawin lagi 
Aku ditinggalin 
Aku sakit hati 
Ibuku diduain 

Ibuku minta cerai 
Tapi dipukulin 
Bapakku pengkhianat 
Ibuku dibohongin 

Lelaki kardus
Lelaki karpet 
Lelaki kencrot 
Lelaki bangkrut 
Lelaki mencret 
Lelaki karbet 
Lelaki bangsat 

Bapakku kawin lagi 
Aku ditinggalin 
Aku sakit hati 
Ibuku diduain 

Ibuku minta cerai 
Tapi dipukulin 
Bapakku pengkhianat 
Ibuku dibohongin 

Lelaki kardus, 
Lelaki karpet, 
Lelaki kencrot, 
Lelaki bangkrut, 
Lelaki mencret, 
Lelaki karbet, 
Lelaki bangsat

Sumber : kapanlagi, kompas