- - - -
Facebook  Twitter  Google+

09/03/2017

Madura United Usulkan Dua Stadion di Madura

Pemain utama Madura United
LintasMadura.Com, Pamekasan - Manajemen sepak bola Madura United FC mengusulkan dua stadion ke operator pertandingan untuk laga kandang pada kompetisi Liga 1 yang akan digelar dalam waktu dekat ini.
“Kedua stadion yang kami usulkan sebagai kandang Madura United ialah Stadion Gelora Bangkalan dan Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan,” kata Manajer Madura United FC Haruna Soemitro di Pamekasan,Rabu (8/3/2017)

Semula, Madura United merencanakan hendak menjadikan Stadion Gelora Ratu Pamelingan sebagai kandang klub sepak bola berjuluk “Laskar Sapeh Kerrap” itu.

Namun, karena pihaknya menerima memo dari PSSI tentang kelayakan stadion seperti lapangan yang tidak rata dan ada cekungan, serta lintasan yang penuh kerikil, maka Madura United mempertimbangkan kembali rencana menjadi stadion Pamekasan sebagai kandang satu-satunya klub sepak bola itu.
Dari dua stadion yang diusulkan menjadi kandang Madura United di kompetisi resmi Liga 1 musim ini, Haruna mengaku, hingga kini belum menetapkan mana diantara keduanya yang akan dijadikan sebagai stadion utama.

“Kami masih mempertimbangkan banyak hal,” kata Haruna.

Namun ia menjelaskan, bahwa Presiden Klub Madura United FC Achsanul Qosasi telah menegaskan pertandingan Madura United melawan Persib Bandung akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB).
Pertimbangan memilih SGB untuk laga kandang menghadapi Persib Bandung, nanti, untuk mengakomodir para supporter Madura United dari Surabaya dan Bonek Mania.

Madura United FC merupakan satu-satunya klub sepak bola di Pulau Madura yang memiliki suporter tersebar di empat kabupaten yang ada di Pulau Garam itu, mulai dari Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep.

Di Madura, sebenarnya ada tiga klub sepak bola profesional, yakni Madura United FC, Perrsu Kaisar Madura dan Persepam Madura Utama.

Namun, dari tiga klub sepak bola itu, hanya Madura United yang memiliki supporter tersebar di empat kabupaten, sedang dua klub sepak bola lainnya, hanya di kabupaten masing-masing. (Fs/WI)