- - - -
Facebook  Twitter  Google+

09/03/2017

Unras di Sumenep, FAMS Pertanyakan Kasus Korupsi

Massa aksi FAMS didepan Kantor Kejari Sumenep
LintasMadura.Com, Sumenep - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Jawa Timur kembali digoyang puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan front aksi mahasiswa Sumenep (FAM’S) dengan persoalan yang sama. Sebab, dari sekian banyak dugaan korupsi yang ditangani Kejari Sumenep, hanya sebagian saja yang terungkap secara tuntas.

“Dugaan kasus Korupsi di Sumenep tidak jelas penanganannya. Dugaan kasus korupsi, seperti raskin dan PT WUS hingga kini tidak jelas penanganannya,”teriak korlap aksi, Agus Wahyudi, Kamis (9/3/2017).
Ketidak jelasan penanganan kasus itu, sambung salah satu mahasiswa Perguruan Tinggi yang ada di Sumekar tersebut, mengundang kecurigaan bagi masyarakat.

“Ketidak jelasan penanganan kasus seperti ini, mengundang kecurigaan, apakah ditangani secara serius atau tidak,”katanya.

Sebab, beberapa kasus hilang begitu saja. Karena pihak Kejari main mata dengan pejabat yang tersandung kasus korupsi.

“Maka dari itu, kami meminta Kejari transparan dalam menangani kasus. Kejari tidak pandang bulu dalam menangani kasus korupsi. Kami minta, Kejari usut tuntas persoalan korupsi di Sumenep,”harapnya.

Dalam menyampaikan orasi, mereka dijaga puluhan aparat kepolisian untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan. Perlu diketahui, hingga berita ini ditulis, demo mahasiswa masih terus berlangsung.