- - - -
Facebook  Twitter  Google+

06/06/2017

Bupati Sumenep Sampaikan Masalah Listrik Kepulauan ke Menteri BUMN

Lintasmaduranews.com, Sumenep - Kunjungan kerja Menteri BUMN, Rini M Soemarno ke Kabupaten Sumenep, Selasa (06/06/2017) disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Dalam acara yang dipusatkan di Desa Baraji, Kecamatan Gapura tersebut, Bupati Sumenep A Buya Busyro Karim menyampaikan kurangnya aliran listrik di kepulauan Sumenep yang sampai saat ini baru ada tiga pulau yang listriknya nyala 24 jam, sedangkan pulau-pulau yang lain masih nyala 12 jam bahkan ada pulau yang sama sekali belum ada aliran listrik.

"Kabupaten Sumenep ini punya 126 pulau. Bicara kepulauan, akan identik dengan kemiskinan dan keterbelakangan. Kondisi di Sumenep, banyak pulau yang tidak kebagian listrik. Baru 3 pulau yang listriknya nyala 24 jam. Mungkin ini bisa jadi perhatian bu Menteri BUMN," kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim.

Selain menyampaikan masalah kelistrikan, Bupati yang menjabat 2 periode ini juga menyampaikan masalah susahnya komunikasi. Menurutnya, keterpencilan di wilayah kepulauan bisa diatasi, salah satunya dengan lancarnya komunikasi. Selama ini di wilayah kepulauan, sinyal telekomunikasi sangat minim.

"Guyonannya gini, kami ini bisa beli HP, tapi tidak bisa beli sinyal. Karena memang di pulau itu tidak ada sinyal," ujar Bupati disambut gelak tawa hadirin.

Sementara Menteri BUMN, Rini M Soemarno mengaku akan memperhatikan keluhan Bupati Sumenep. Ia menjelakan pada tahun 2018, ada 99 persen daerah-daerah di Indonesia akan teraliri listrik.

"Memang ada atensi khusus untuk melihat kondisi pulau-pulau. Termasuk wilayah kepulauan Sumenep," ujarnya.

Sedangkan terkait minimnya konektivitas telekomunikasi, Rini mengaku segera berkoordinasi dengan PT Telkom sebagai penyedia sarana telekomunikasi.

"Kami akan cek bersama Telkom, apa perlu menambah tower untuk wilayah kepulauan atau seperti apa. Diharapkan tahun 2018, konektivitas akan lebih baik," jelasnya. (Psw).