- - - -
Facebook  Twitter  Google+

05/06/2017

Disdik Sumenep Terapkan PPDB Online di 14 Sekolah


Lintasmaduranews.com, Sumenep - Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timut, terus berusaha menerapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomer 17 tahun  2017 tentang format penerapan PPDB dengan system online dan offline yang pengaturannya diserahkan kepada masing-masing Kabupaten.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Sumenep, Mohammad Ikhsan menjelaskan, pada Tahun 2017 ini ada sebanyak 14 Sekolah Menengah Pertama akan menerapkan PPDB Online.

"Proses PPDB online akan dimulai pada 3 hingga 17 Juli mendatang, tahun ini akan diterapkan di 14 sekolah yaitu SMP 1 hingga SMP 6 kecamatan kota, SMP 1 dan 2 Kalianget, SMP 1 dan 2 Saronggi, SMP Bluto, SMP Lenteng dan SMP Manding," kata pria yang biasa di sapa Ikhsan, Senin (5/6/2017).

Penerapan PPDB online di Sumenep, lanjut Ikhsan, masih menunggu koordinasi dengan PT Telkom, bahkan pada 5 Juni mendatang Disdik  akan menggelar rapat koordinasi dengan 14 Kepala sekolah dan operator yang akan menerapkan PPDB online tahun ini.

Selain itu, saat ini Dinas Pendidikan tengah membuat draft penetapan zonas yang hasilnya nanti diajukan ke Bupati untuk mendapatkan pengesahan.

"Selain untuk mencegah kecurangan, ini juga sebagai zonasi sekolah, sehingga sekolah bisa melihat jumlah siswa yang akan mendaftar di masing-masing sekolahnya," tambah Ikhsan.

PPDB online merupakan strategi pemerintah agar siswa maupun orang tua siswa bisa mengetahui diterima atau tidaknya sesuai pilihan sekolah serta melakukan zonasi PPDB dengan mengedepankan lokasi sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggal siswa.

Hal ini dilakukan agar siswa  yang menginginkan sekolah diluar wilayah tempat tinggalnya hanya berkesempatan 10 persen terhadap perolehan siswa sesuai pagu yang ditetapkan Dinas Pendidikan. (Psw)