- - - -
Facebook  Twitter  Google+

04/07/2017

Kadus dan Kades Jate Gili Genting di Laporkan Warga ke Mapolres Sumenep

Wasil Devianto saat melaporkan di Mapolres Sumenep

Lintasmaduranews.com, Sumenep - Merasa tidak terima lantaran pohon asam miliknya di tebang oleh oknum aparat desa, warga Desa Jate, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Wasil Devianto, melaporkan kasus ini ke Mapolres setempat.

Pihak kepolisian dari Polsek Gili Genting yang mendapat laporan pertama langsung turun ke lapangan dan melakukan olah tempat kejadian.

"Iya benar memang ada laporan penebangan pohon asam milik Wasil Devianto. Namun saat ini masih tahap penyelidikan," ujar Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Senin (3/7/2017).

Sementara saat dikonfirmasi kepada pelapor, Wasil Devianto mengatakan bahwa pelaku yang diduga melakukan perusakan pohon asam yang dilaporkan korban ke Mapolsek Gili Genting yang dilanjutkan ke Mapolres Sumenep, merupakan Kepala Dusun dan Kepala Desa setempat.

Kejadian itu, cerita Wasil Devianto, bermula dengan akan di bangunnya jalan paving menuju rumahnya. Namun, pihaknya memang menghimbau untuk tidak menebang pohon asam tersebut. "Kami sudah tanda tangan disaksikan oleh aparat desa agar tidak menebang pohom asam itu," terangnya, Senin (3/7/2017) saat laporan di Mapolres Sumenep.

Namun, pada tanggal 17 Juni 2017, pohon yang sebelumnya itu sebagai pohon peneduh warga sekitar, di tebang oleh aparat desa setempat. Sehingga korban melaporkan ke Polres Sumenep.

"Kami merasa dirugikan dengan sikap semena-mena aparat desa. Jadi, mau tidak mau saya harus melaporkan," pungkasnya.