- - - -
Facebook  Twitter  Google+

14/07/2017

Perempuan dan Pendidikan

Sa'adatul Ahlas

Berbicara tentang pendidikan tinggi mungkin bukan hal yang tabu di masa sekarang. Bahkan di zaman yang berkembang pesat secara teknologi dan ilmu pengetahun membuat semakin banyak orang sadar akan pentingnya sebuah pendidikan.

Pendidikan masa sekarang ini seharusnya tidak memandang gender, apakah dia kaum perempuan atau laki-laki. Memiliki pendidikan yang tinggi bagi seorang perempun mungkin bukan hal yang mudah untuk dicapai apalagi jika dikaitkan dengan kodrat perempuan yang kelak akan menjadi ibu rumah tangga tetapi memiliki pendidikan yang tinggi.

Pendidikan untuk perempuan itu sendiri telah diperjuangkan sejak lama di Indonesia. Raden Ajeng Kartini menjadi salah satu sosok perempuan yang dikenal  gigih dalam memperjuangkan hal itu. Namun kenyataannya pendidikan untuk perempuan belum adil di Indonesia. Karena kuatnya tradisi, banyak perempuan yang tidak dapat mengenyam pendidikan tinggi. Apalagi diplososk-plosok desa pendidikan hanyalah menyia-nyiakan waktu untuk belajar, karena perspektif meyoritas masyarakat pedalaman, orang yang sekolah maupun tidak sekolah pasti akhir-akhirnya bekerja juga.

Definisi perempuan dalam kehidupan adalah sesosok yang ikut serta dalam kemajuan Negara seperti pepatah mengatakan “setiap kesuksesan laki-laki dibelakang ada seorang perempuan” perempuan akan melahikan penerus bangsa. Perempuan berpendidikan tinggi akan mengetahui cara menjadi ibu rumah tangga yang baik, dapat membedakan mana yang baik dan buruk serta tidak lagi diistilahkan bahwa perempuan tempatnya hanya didapur, sumur dan kasur, tetapi juga ikut andil terhadap Negara.

Jadi, memang benar perempuan tempatnya hanya didapur, sumur, dan kasur adalah benar kalau ditinjau peran wanita dalam kedudukan keluarga. Sebagaimana sudah kita ketahui dalam kesehaian perempuan sebagai ibu rumah tangga melayani anak-anaknya dan suaminya. Selain perempuan sebagai ibu rumah tangga perempuan juga mempunyai cita-cita dan berhak untuk mewujudkannya.


Penulis:

Nama   : Sa'adatul Ahlas

Tetala   : Lamongan, 05 April 1996

Alamat : Desa Gedangan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan