- - - -
Facebook  Twitter  Google+

02/07/2017

Yuk, Intip Keindahan Wisata Bukit Brukoh di Pamekasan

Para pengunjung saat berlibur di Bukit Brukoh, Pakong, Pamekasan

Lintasmaduranews.com, Pamekasan - Setiap akhir pekan menjadi hal yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di sebuah tempat yang menyejukkan. Apalagi lokasi wisata Bukit Brukoh di Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur ini menyajikan pemandangan hutan yang menyegarkan mata.

Dari ketinggian, udara sejuk pun terasa menerpa wajah. Sebagian orang juga mencoba mengabadikan lewat kamera handphone. Namun sayang, di sini masih banyak sampah dan tak ada pagar di bibir tebing. Tempat wisata ini dipungut biaya sebesar Rp 5.000 pada saat masuk, atau sebatas untuk parkir kendaraan kita. Kemudian, pengunjung harus memarkir kendaraan di bawah bukit dan berjalan sambil menikmati panorama alam perbukitan hijau. Pengunjung berharap pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur bisa membenahi fasilitas wisatanya.

Bukit Brukoh yang berlokasi di Kecamatan Pakong, Pamekasan, atau ke sebelah utara dari Kota Pamekasan ini direncanakan sebagai destinasi wisata baru di wilayah tersebut.

Batu bertuliskan 'Selamat Datang' menyambut para pengunjung di Bukit Brukoh

Kepala Desa Bajang, Moh. Mokri mengatakan, daerah tersebut memang sudah cukup dikenal luas dan lama menjadi jujukan wisatawan lokal, baik dari daerah Pamekasan sendiri maupun kabupaten tetangga seperti Kabupaten Sumenep.

"Kami akan coba ajukan ke Pemkab agar juga mendukung pembangunan puncak Brukoh sebagai tempat wisata," kata Moh. Mokri sebagaimana dilansir dari Media Madura, Minggu (2/7/2017).

Menurutnya, rencana pengembangan Bukit Brukoh tersebu sudah pernah disurvey oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi II setempat. Bahkan mendapat dukungan penuh dengan catatan dikelola sebaik mungkin sehingga bisa menghasilkan pendapatan pada desa.

"Apalagi tempat itu sudah disurvey oleh Komisi II DPRD, sehingga kami semakin optimis mengembangkannya," tegasnya.

Mokri menambahkan, pada rancangan pengembangaan areal wisata tersebut, meliputi pemagaran area sisi timur, pembuatan gazebo dan fasilitas umum (fasum) lainnya seperti kamar kecil.
"Kami mulai dari Bulan 11 (November) mendatang, dengan mengaspal akses utama itu kami dapat dari Pemprov," tutupnya.