- - - -
Facebook  Twitter  Google+

27/12/2018

Panwascam Nonggunong Imbau ASN dan Kades Netral dalam Pemilu 2019

Pusawi, S.Pd, Ketua Panwascam Nonggunong, Pulau Sapudi
lintasmaduranews.com - SUMENEP, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengirim surat imbauan Aparatur Sipil Negara dan Kepala Desa kepada instansi pemerintah dan kepada 8 kepala desa setempat untuk bersikap netral dalam Pemilihan Umum 2019.

“Kami mengimbau kepada seluruh ASN dan Kades beserta aparat desa lainnya yang ada di Kecamatan Nonggunong untuk netral dalam pemilu 2019 mendatang,” kata Pusawi Ketua Panwascam Nonggunong,” Kamis, (27/12/2018).

Imbauan tersebut, tambah Pusawi, berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil.

“Pasal 280 ayat 3 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 sudah jelas bahwa, ASN, anggota TNI, dan anggota kepolisian RIdilarang ikut serta sebagai pelaksana dan tim kampanye,” katanya.

Pusawi melanjutkan, untuk imbauan ke kepala desa berdasar pada pasal 282 yang menyebutkan bahwa, pelaksana dan/atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu dilarang mengikutsertakan Aparatur Sipil Negara, anggota Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kepala Desa, dan Perangkat Desa.

Ditanya mengenai sanksi bagi ASN atau kepala desa yang melanggar perundang-undangan tersebut, Pusawi menjelaskan bahwa sanksi bagi ASN yaitu dipidana kurungan 1 tahun paling lama dan dikena denda.

“ASN yang melanggar pasti dipidana kurungan paling lama 1 tahun dan dikena denda paling banyak 12 juta, begitu juga sanksi kepada kepala desa yang melanggar,” kata mantan Panitia Pemilihan Umum (PPK) Kota Sumenep tersebut. (red)