- - - -
Facebook  Twitter  Google+

26/01/2019

Cegah Pelanggran Kampanye, Panwascam Nonggunong Undang Parpol

Penandatangan Deklarasi Pemlu 2019 Damai oleh PAC Parpol disaksikan Forpimka
lintasmaduranews.com - SUMENEP, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Nonggunong Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur  mengundang Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Politik peserta Pemilu 2019 se- Kecamatan Nonggunong dalam acara Rapat Koordinasi dan Deklarasi Pemlu 2019 Damai. Kamis, (24/1/2019).

Ketua Panwaslu Kecamatan Nonggunong, Pusawi dalam sambutannya mengatakan Rapat Koordinasi dan Deklarasi Pemilu 2019 Damai dilakukan untuk menyamakan pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan kampanye sehingga tidak ada Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang dalam keadaan melanggar.

Selain itu, tambahnya, untuk menciptakan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kecamatan Nonggunong berjalan damai sehingga tidak ada konflik antar sesama peserta pemlu, peserta pemilu dengan penyelenggara dan masyarakat.

“Rakor ini dilakukan agar kita sepaham dalam memaknai peraturan perundang-undangan kampanye sehingga tidak ada pelanggaran APK. Dan kita berusaha pelaksanaan pemilu di Kecamatan Nonggunong berjalan damai, dalam artian tidak terjadi konflik politik atau sengketa pemilu,”  kata mantan PPK Kota di Sekretariat Panwaslu Kecamatan Nongguong, Kamis (24/1/2019).

Rapat Koordinasi dan Deklarasi Pemilu Damai yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut dihadiri beberapa Partai Politik peserta Pemilu 2019 yang ada di Kecamatan Nonggunong yakni PAC PKB, PAC PDIP, PAC Partai NasDem, PAC Partai Perondo, PAC PPP, PAC PAN, PAC Paratai Demokrat. Selain itu hadir juga Forpimka Kecamatan Nonggunong, dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Nonggunong.

Camat Nonggunog Moh. Rais Yusuf melalui Kasi Pelayanan Umum Saputro mengatakan, tidak akan ada APK yang melanggar kalau peserta pemilu mengikuti aturan kampanye dan adanya pengawasan yang cermat dan tegas.

“Kalau Bapak dan Ibu PAC Parpol mengikuti aturan kampanye dan Panwas melakukan tugasnya dengan cermat dan tegas juga sesuai aturan, tidak akan ada APK yang melanggar di sini (Kecamatan Nonggunong). Kami apresiasi dengan acara ini bisa mempertemukan PAC Parpol dan penyelenggara sehingga ada sepemahaman dan deklarasi pemilu damai,” kata Saputro.

Saputro menambahkan, dalam Pemilu 2019 membutuhkan tenaga-tenaga yang profesional terutama di tingkat KPPS, alasannya pada pemlu 2019 lebih berat dari Pilgub 2018 yang nantinya ada 5 surat suara yaitu surat suara DPD, DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, dan surat suara Presiden dan Wakil Presiden.

“Rekrutmen KPPS nanti perlu orang-orang yang profesional karena KPPS penyelenggara paling bawah. Kalau di tingkat bawah sudah bermasalah, maka ke atas terus bermasalah. Jadi pilihlah KPPS yang bisa bekerja baik, bukan karena orangnya aparat desa atau karena saudaranya,” tegas mantan anggota PPK Nonggunong ini .

Sementara, Kapolsek Nonggunong, IPDA Norkholis mengatakan bahwah pihaknya akan melakukan pengamanan penyelenggaraan Pemilu 2019 sehingga pemilu di Kecamatan nonggunong terlaksana dengan baik sesuai tahapan-tahapan yang sudah matang dan sesuai peraturan dan perundang-undangan.

“Kami dengan TNI akan melakukan pengamanan pelaksanaan pemilu. Jangan ragukan netralitas kami. Mari laksanakan pemilu dengan baik sesuai perencanaan yang matang dan aturan-aturan yang ada,” kata Norkholis.

Ketua PPK Kecamatan Nonggunong Zainul Hasan melalui anggotanya, Zainal mengajak PAC Parpol dan penyelenggara serta stake holder lainnya untuk saling berkoordinasi untuk bersinergi sehingga ketika ada masalah pemilu cukup diselesikan di tingkat kecamatan.

“Karena kita sudah ada sepemahaman, mari kita selalu berkoordinasi mengantisipasi terjadinya pelanggaran-pelanggara pemilu, baik itu pelanggran kampanye maupun temuan lain seperti data pemilih sehingga tidak terjadi permasalah. Kalaupun ada masalah, mari kita selesaikan di sini (tingkat kecamatan),” kata Zainal.

Zainal menambahkan, pihaknya meminta semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemlu 2019, terutama yang berkaitan dengan Hak Pilih yang belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kami berharap partisipasi semua Bapak Ibu, kalau ada pemilih belum masuk DPT, mari sampaikan kepada kami untuk dimasukkan ke DPK (Daftar Pemilih Khusus) dengan syarat membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk),” pungkas Zainal.

Usai Rapat Koordinasi, acara dilanjutkan sesi berikutnya yakni Deklari Pemilu 2019 Damai. Semua PAC Parpol yang hadir menyatakan isi Deklarasi dan menandatanginya disaksikan oleh Panwas, Forpimka, dan PPK. Adapun isi Deklarasi Pemilu 2019 Damai yang diselengarakan Panwaslu Kecamatan Nonggunong Kabupaten Sumenep sebegai berikut:

Kami Paratai Politik pserta Pemilu 2019 menyatakan:
1.Siap menyelenggarakan Pemilu 2019 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil;
2.Menjaga kondusifitas politik sehingga Pemilu 2019 aman dan tertib di Kecamatan Nonggunong;
3.Bertekad menanamkan dan memelihari disiplin anggota/pendukung partai politik peserta Pemilu         2019 di Kecamatan Nonggunong;
4.Siap melaksanakan kampanye Pemilu 2019 yang sesuai dengan peraturan dan perundang-                   undangan, memperhatikan etika dan estetika lingkungan.
5.Siap melaksanakan kampanye Pemilu 2019 tanpa hoaks, Politisasi SARA dan politik uang.

(Red)